BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA RAMPAN KARIES PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK (TK) MELATI DARMAWANITA KOTA BANJAR

Authors

  • Muntiati Sri Handani Sekolah Tinggi Kesehatan Bina Putra Bajar, Indonesia

Keywords:

Karies, Cross Sectional

Abstract

Karies yang terjadi pada gigi anak memang tidak berbahaya, namun kejadian ini biasanya berlanjut sampai anak memasuki usia remaja, bahkan sampai dewasa. Data dari Community Dental Oral Epidemiologi menyatakan bahwa anak-anak TK di Indonesia mempunyai risiko besar terkena karies. Anak di pedesaan dengan usia 4-5 tahun yang telah terkena karies yaitu sebanyak 95,9%, sedangkan di perkotaan sebanyak 90,5%. Dengan permasalahan tersebut ingin diketahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan terjadinya rampan karies pada anak TK Melati Darmawati Kota Banjar. Penelitian ini menganalisis hubungan antara variabel bebas dengan variabel perantara, dan hubungan variabel perantara dengan variabel terikat. Jenis penelitiannya merupakan penelitian survei dengan pendekatan  cross sectional. faktor yang terbukti secara statistik berhubungan yaitu pengetahuan pemberian susu botol, sikap pemanfaatan fasilitas kesehatan gigi, sikap pemberian susu botol, sikap kebiasaan menyikat gigi, perilaku pemanfaatan fasilitas kesehatan gigi, perilaku konsumsi makanan kariogenik dan perilaku pemberian susu botol.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali. 2003. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja Tentang Imunisasi. Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, Sumatera Utara.

Ariawan, I. 1998. Besar dan Metode Sampel pada Penelitian Kesehatan.Universitas Indonesia.

Azwar, A. 1995. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Pustaka pelajar, Jakarta.

________. 1996. Pengantar Administrasi Kesehatan. Binarupa Aksara, Jakarta.

Basuki, B. 2000. Aplikasi Metode Kasus Kontrol. Bagian Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

Chhabra, P. Nair, A. Gupta, M. Sandhir, A.T. Kannan. 2007. Immunization in Urbanized Villages of Delhi. Indian Journal of Pediatric, Volume 74. Department of Community Medicine University Collage of Medical Sciences and GTB Hospital, Delhi.

. 2007. Peningkatan Cakupan dan Mutu Pelayanan Imunisasi di Puskesmas, Buku Paduan Pelatih. Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

. 2008. Peta Kesehatan Indonesia tahun 2006.. Pusat Data dan Informasi Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Depnakertrans, 2007. Keputusan Gubernur Tentang Upah Minimum 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah. Kantor Depnakertrans Jawa Tengah, Semarang.

Dietz VJ, Stevenson J, Zell ER, Cochi S, Hadler S, Eddins D. 1994. Potential impact on vaccination coverage levels by administering vaccines simultaneously and reducing dropout rates. Arch Pediatr Adolesc Med Vol.148

Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap. 2005. Profil Kesehatan Kabupaten Cilacap tahun 2005. Pemerintah Kabupaten Cilacap.

. 2007. Data Cakupan Program Imunisasi Tahun 2007. Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Hariweni, T. 2003. Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Ibu Bekerja Dan Tidak Bekerja Tentang Stimulasi Pada Pengasuhan Anak Balita. Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Laporan Penelitian.

Hastono. 2001. Analisis Data. FKM UI., Jakarta.

Health Systems Analysis. 2005. The State of Routine Immunization Services in Nigeria and Reasons for Current Problems. Department for International Development, Nigeria.

Ilyas, Y. 2000. Perencanaan Sumber Daya Manusia Rumah Sakit : Teori, Metoda dan Formula. Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan FKM UI, Jakarta.

Khan, A. 2005. Programmatic and non-programmatic determinants of low immunization coverage in Bangladesh. Health Systems Research, Health Systems and Infectious Diseases, Child Health and Nutrition Research Initiative, Bangladesh.

Koblinsky. 1997. Kesehatan Wanita Sebuah Perspektif Global. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Lubis, B. 2005. Penelitian Status Imunisasi Terhadap Penyakit Difteri Dengan Schick Test Pada Murid Sekolah Taman Kanak-Kanak Di Kotamadya Medan: Laporan Penelitian. Universitas Sumatera Utara, Medan.

Lubis, I.Z., R. Ramayani, M. Daulay, S. Sofyani. 1990. Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Orang Tua Tentang Imunisasi. Majalah Kedokteran Nusantara: Edisi khusus, Jakarta.

Marwan, A. 1995. Faktor-faktor Ibu yang Mempengaruhi Pemberian Imunisasi pada Anak Balita di Puskesmas Bajeng Kabupaten Gowa Periode April 1994 – Maret 1995. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.

Masjkuri NM. 1985. Ibu-Ibu yang Tidak Tahu Tentang Imunisasi: Ciri-Ciri dan Kegiatannya yang Dapat Dipakai Sebagai Sarana Pemberian Informasi Laporan Penelitian.

Notoatmodjo, S. 1993. Pengantar Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.

. 1997. Ilmu Kesehatan Masyarakat Pinsip-Prinsip. Rineka Cipta, Jakarta.

. 2003. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.

. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta.

Phouphenghack, K., W. Kamsrichan, S. Vorakitpokatorn. 2007. Knowledge And Perception Of Mothers About Immunization of Children Under 3 Years Of Age In The Saythany District, Vientiane, Lao P.D.R. Journal of Public Health and Development Vol. 5 No. 3. Thailand.

Pratista, A. 2003. Aplikasi SPSS 10.05 Dalam Statistik dan Rancangan Percobaan. Penerbit Alfabeta, Bandung.

Ramayani, O. R., R. M. Daulay, S. Sofyani, I. Z. Lubis. 2007. Factors Related to Missed Opportunities for Immunization at Urban and Suburban Primary Health Centers in Medan. Journal: Paediatrica Indonesiana, Vol. 47, No. 1.

Ranuh, I.G.N, H. Soeyitno, S. Rejeki, S. Hadinegoro, C. Kartasismita. 2005. Pedoman Imunisasi di Indonesi: Edisi Kedua. Badan Penerbit Pengurus Pusat IDAI, Jakarta.

Siegel, S. 1994. Statistik Non Parametrik Untuk Ilmu-Ilmu Sosial. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Singarimbun, M. dan Effendi. 1991. Metode Penelitian Survey. LP3ES. Jakarta.

Suharsono. 1996. Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Ibu-Ibu Keturunan Cina yang

Mempunyai Bayi Baru Lahir Tahun 1994 Terhadap Imunisasi Bayi Di Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Propinsi Sumatera Selatan Tahun 1996. Skripsi. Medan. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Wahab, S. dan M. Julia. 2002. Sistem Imun, Imunisasi dan Penyakit Imun. Widya Medika, Yakarta.

Downloads

Published

2020-10-12

How to Cite

Sri Handani, M. . (2020). BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA RAMPAN KARIES PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK (TK) MELATI DARMAWANITA KOTA BANJAR. Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif, 1(2), 55-60. Retrieved from http://jurnal.stikesbp.ac.id/index.php/jkma/article/view/55