GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGALAMI KURANG ENERGI KRONIS (KEK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATARUMAN II KOTA BANJAR TAHUN 2016

Authors

  • Deuis Nurdiawati Sekolah Tinggi Kesehatan Bina Putra Bajar, Indonesia

Keywords:

Karakteristik Usia, paritas, penddikan, pekerjaan, sosial ekonomi, pengetahuan, KEK

Abstract

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Banjar bahwa pada tahun 2014 jumlah ibu hamil KEK sebanyak 201 orang dan tahun 2015 jumlah ibu hamil yang menderita KEK menurun menjadi 179 orang, dimana dari jumlah 179 orang tersebut terjadi di Kecamatan Pataruman. Sedangkan pada tahun 2016 di Kecamatan Pataruman terdapat 92 ibu hamil dengan KEK yaitu PKM Pataruman 1 sebanyak 24 orang, PKM Pataruman 2 sebanyak yaitu 41 orang, dan PKM Pataruman 3 sebanyak 24 orang (Dinkes Banjar, 2016). Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) di wilayah kerja Puskesmas Pataruman II Kota Banjar Tahun 2016.Jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif kuantiatif dengan rancangan studi retrospektif. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang mengalami KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Pataruman 2 Kota Banjar pada tahun 2016 yaitu sebanyak 41 responden. Teknik sampling yang digunakan total sampling sehingga sampel sebanyak 41 responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) di wilayah kerja Puskesmas Pataruman II Kota Banjar Tahun 2016 sebanyak 30 responden (73,2 %) adalah reproduksi sehat, paritas ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 22 responden (53,7 %) adalah primipara, pendidikan ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 34 responden (82,9 %) adalah pendidikan dasar, pekerjaan ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 35 responden (85,4 %) adalah tidak bekerja, sosial ekonomi ibu hamil yang mengalami KEKsebanyak 22 responden (53,7 %) adalah tidak miskin, pengetahuan ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 18 responden (43,9 %) berpengetahuan kurang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad. 2007. Memperbaiki Taraf Hidup Demi Kesejahteraan Keluarga. Suara Karya.

Yogyakarta.

Ali. 2008, Karakteristik Ibu Hamil Dengan Anemia di RS. Sarjito Yogyakarta. http://www.academia.edu.

Almatsier. 2014. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarga.

Amran. 2007. Mata Pencaharian Sebagai Penentu Kondisi Ekonomi. Elang Permata.

Yogyakarta.

Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. PT Rhineka Cipta.

Jakarta.

. 2011. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. PT Rhineka Cipta.

Jakarta.

. 2012. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. PT Rhineka Cipta.

Jakarta.

Arisman. 2012. Pentingnya Pemenuhan Gizi Saat Hamil. Salemba Medika. Jakarta.

. 2014. Memilih Makanan Untuk Konsumsi Ibu Ketika Hamil. Salemba Medika. Jakarta.

Baliawati. 2012. Mempersiapkan Anak Berkualitas Sejak Dini. Rajawali. Bandung. Budi Utomo. 2012. Mempersiapkan Kehamilan dan Persalinan Yang Didambakan.

Puspa Swara. Jakarta.

BPS. 2010. Kemiskinan dan Stategi Mengatasi Kemiskinan. http://www.bps.go.id. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2006. Deteksi Dini Komplikasi Pada Ibu

Hamil. Depkes. Jakarta.

. 2013. Profil kesehatan Indonesia 2013.

Depkes. Jakarta.

Dian. 2010. Dunia Pendidikan Indonesia Pada Masa Kini. Mitra Cendikia Offset.

Yogyakarta.

Dinkes Banjar. 2016. Profil Kesehatan Kota Banjar Tahun 2016. Dinas Kesehatan Kota Banjar. Banjar.

Dinas Kesehatan Jawa Barat. 2016. Profil Kesehatan Propinsi Jawa Barat Tahun 2016. http://www.dinkesjabar.go.id.

Handayani. 2012. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Wedi Klaten. http://www.depkes.co.id

Helena. 2013. Kurang Energi Kronis Pada Masa Kehamilan. Lentera. Yogyakarta. Icha. 2013. Mengenal Lebih Dekat KEK Kehamilan. http://www.ichamax.com.

Joyomartono. 2012. Pentingnya Nutrisi Saat Hamil. Mandar Maju. Bandung.

KBBI Online.2015. Kamus Bebas Bahasa Indonesia. http://www.kkbi.uc.id.

Kemenkes. 2016. Pedoman Penanggulangan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronis.

Depkes RI.Jakarta.

Koentjaraningrat. 2010. Konsep Sosial Budaya Negara Berkembang. Surya Karya.

Yogyakarta.

Lubis. 2014. Kesehatan Ibu dan Janin Dalam Kandungan.Rajawali. Jakarta. Manuaba. 2010. Konsep Obstetri Dan Ginekologi. EGC. Jakarta.

. 2012. Konsep Obstetri Dan Ginekologi. EGC. Jakarta. Mochtar. 2010. Konsep Sehat. EGC. Jakarta.

Notoatmodjo.2005. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. PT. Asdi Mahasatya. Jakarta.

. 2010. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. PT. Asdi Mahasatya. Jakarta.

. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta. Nursalam.2009. Pendidikan Dalam Keperawatan. Salemba Medika. Jakarta.

Pratisara. 2012. Jaga Kandungan Sebelum Beresiko Terhadap Kehamilan.Mitra Cendikia Press. Yogyakarta.

Pujiastuti. 2016. Dampak Masalah Sosial Terhadap Kesehatan. Insist. Yogyakarta. Rohaeni. 2009. Mencegah Masalah Masa Kehamilan. Raflesia. Bandung.

Soetjiningsih. 2012. Tumbuh Kembang Pada Anak. EGC. Jakarta. Suharjo. 2008. Kondisi Ekonomi Setelah Orde Baru. Insist. Yogyakarta. Supariasa. 2007. Penilaian Status Gizi. EGC. Jakarta.

. 2013. Penilaian Status Gizi. EGC. Jakarta.

Syahlan. 2007. Kebidanan Komunitas. Yayasan Bina Sumber Daya Kesehatan. Jakarta. Umar. 2014. Metodologi Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. PT. Raja Grafindo

Persada. Jakarta.

Utarini. 2007. Peran Wanita Dalam Bekerja Di Masa Modernisasi. http://gubukilmu.blogspot.com.

Waryono. 2014. Makanan Untuk Ibu Hamil. Dunia Sehat. Jakarta.

WHO. 2016. Resiko Kurang Energi Kronis Pada Ibu Hamil. http://www.indosehat.com. Widianingrum. 2009. Menjaga Kualitas Kesehatan Ketika Hamil. Fitrayama. Yogyakarta.

Downloads

Published

2020-10-12

How to Cite

Nurdiawati, D. (2020). GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL YANG MENGALAMI KURANG ENERGI KRONIS (KEK) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATARUMAN II KOTA BANJAR TAHUN 2016. Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif, 1(2), 71-78. Retrieved from http://jurnal.stikesbp.ac.id/index.php/jkma/article/view/58