FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS BAKTERIOLOGI AIR SUMUR GALI DI PEMUKIMAN (STUDI DESA CIBEREUM KECAMATAN BANJAR)

Authors

  • Isyeu Sriagustini Sekolah Tinggi Kesehatan Bina Putra Bajar, Indonesia

Keywords:

perilaku, kandungan bakteriologis, air sumur gali, korelasi, regresi linier.

Abstract

Sumber kehidupan diantaranya adalah air, selain sebagai media penularan penyakit (water borne disease). Water borne disease meliputi penyakit-penyakit: tifoid, kholera, diare dan hepatitis infeksiosa. Keberadaan bakteri di dalam air disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan menjelaskan beberapa faktor yang berhubungan dengan kualitas bakteriologis air sumur gali di suatu wilayah permukiman, mengkaji pengaruh jarak sumber pencemar, jumlah sumber pencemar, kondisi bangunan fisik sumur yang paling mempengaruhi kandungan bakteriologis air sumur gali, mengkaji pengaruh perilaku pemakai sumur gali dalam pengetahuan, sikap dan tindakan terhadap kandungan bakteriologis air sumur gali dan memberikan saran/masukan pengelolaan lingkungan dalamĀ  pembangunan bangunan fisik sumur gali di Desa Cibereum Kecamatan Banjar Kota Banjar Provinsi Jawa Barat. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu observasional research dengan desain cross sectional. Penelitian ini menggunakan purposive, proporsional, dan random sampling (multistate), keseluruhan sampel yang diambil berjumlah 40 buah. Beberapa faktor yang diduga mempengaruhi dianalisis dengan statistik korelasi dan regresi. Analisis statistik tersebut menghubungkan kandungan bakteriologis air sumur gali (total coliform) dengan faktor jarak sumur gali dengan sumber pencemar, jumlah sumber pencemar, konstruksi/bangunan sumur gali, perilaku pemakai sumur gali dalam bentuk pengetahuan, perilaku pemakai sumur gali dalam bentuk sikap serta perilaku pemakai sumur gali dalam bentuk tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara kandungan bakteriologis air sumur gali dengan konstruksi/bangunan sumur gali (p value = 0,002) dan perilaku dalam bentuk praktek (p value = 0,001) memberikan pengaruh dan sumbangan yang signifikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aliya, D.R. Mengenal Teknik Penjernihan Air. Penerbit Aneka Ilmu, Semarang, 2006, Hal 34

Seta, A.K. Konservasi Sumber Daya Tanah dan Air. Kalam M, Jakarta, 1983, Hal 14 Ritohardoyo. Ekologi Manusia. Bahan Kuliah S2 Ilmu Lingkungan, Universitas Gadjah Mada,

Yogyakarta, 2002.

Notoadmojo, S. Beberapa Model Kerangka Analisis Perilaku Kesehatan. Journal of the Indonesian Publik Health Association, tahun XVI, No. 2, Jakarta, 1985

Departemen Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan No. 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air, Jakarta, 1990.

Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 32 tahun 2017 tentang standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan air untuk keperluan higiene sanitasi, kolam renang, solus per aqua, dan pemandian umum Bab II standar baku mutu kesehatan lingkungan.

Effendi, H. Telaah Kualitas Air: Bagi Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan.

Penerbit Kanisius, Yogyakarta, 2003

Joko, T. Sistem Penyediaan Air Bersih. Bahan Kuliah Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Semarang, 2004

Kusnoputranto, H. Kesehatan Lingkungan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, 1997

Downloads

Published

2020-10-12

How to Cite

Sriagustini, I. (2020). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS BAKTERIOLOGI AIR SUMUR GALI DI PEMUKIMAN (STUDI DESA CIBEREUM KECAMATAN BANJAR). Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif, 1(2), 97-101. Retrieved from http://jurnal.stikesbp.ac.id/index.php/jkma/article/view/62