HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PERILAKU PERSONAL HYGIENE DAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN SKABIES PADA SANTRI PUTERI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA AL-AZHAR CITANGKOLO KOTA BANJAR

Authors

  • Fenty Rosmala Sekolah Tinggi Kesehatan Bina Putra Bajar, Indonesia
  • Ai Siti Fatimah Sekolah Tinggi Kesehatan Bina Putra Bajar, Indonesia

Keywords:

Perilaku Personal Hygiene, Ventilasi, Kelembaban, Pencahayaan, Kejadian Skabies.

Abstract

Skabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei. Skabies menduduki peringkat ke-3 dari 12 penyakit kulit tersering di Indonesia. Penderita skabies banyak ditemukan di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar, terutama pada santri puteri yang setiap tahunnya mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2016 sebanyak 40 kasus dan mengalami peningkatan pada tahun 2017 yaitu menjadi 60 kasus (Poskestren Puteri, 2017). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor perilaku personal hygiene dan lingkungan dengan kejadian skabies pada santri puteri di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan penelitian case-control. Populasi kasus dalam penelitian ini adalah seluruh santri puteri yang menderita skabies yaitu sebanyak 60 kasus, dan populasi kontrol adalah seluruh santri puteri yang tidak menderita skabies yaitu sebanyak 664 santri puteri. Sampel yang diambil sebanyak 120 santri puteri yang terdiri dari 60 kelompok kasus dan 60 kelompok kontrol, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian pada kelompok kasus didapatkan perilaku personal hygiene  santri puteri sebagian besar mempunyai perilaku buruk sebesar 61,7%, ventilasi yang tidak memenuhi syarat sebesar 100%, kelembaban yang tidak memenuhi syarat sebesar 90,0%, dan pencahayaan yang tidak memenuhi syarat sebesar 86,7%, sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan perilaku personal hygiene santri puteri sebagian besar mempunyai perilaku baik sebesar 63,3%, ventilasi yang memenuhi syarat sebesar 85,0%, kelembaban yang memenuhi syarat sebesar 95,0%, dan pencahayaan yang memenuhi syarat sebesar 95,0%. Hasil analisis bivariat menunjukan bahwa ada hubungan antara perilaku personal hygiene dengan kejadian skabies (0,006 < 0,05), ventilasi dengan kejadian skabies (0,000 < 0,05). kelembaban dengan kejadian skabies (0,000 < 0,05) dan pencahayaan dengan kejadian skabies (0,000 < 0,05).  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmadi, A. dan Cholid Narbuko. 2009. Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.

Achmadi, U.F. 2008. Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah. Jakarta: Kompas.

Afriani, B. 2017. Hubungan Personal Hygiene Dan Status Sosial Ekonomi Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 1-10.

Audhah, N.A. Siti Umniyati dan Agnes Sri Siswati .2012.Faktor resiko skabies pada siswa pondok pesantren (Kajian di Pondok Pesantren Darul Hijrah, Kelurahan Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan). Jurnal Epidemiologi dan Penyakit Bersumber Binatang, 4(1), 14-22.

Ali, K. 2016. Karakteristik Individu, Personal Hygiene, Perilaku Sehat dan Kejadian Skabies pada Santri Pondok Pesantren Khalafi dan Salafiyah Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Skripsi. Jember: FKM UJ.

Anggraini, N.P. Angraini D.I dan Kurniawan B. 2013. Effect of Health Promotion About Scabies to Knowleddge and Personal Hygiene in 1st Grade of Islamic Junior High Girl Students Dinniyah Putri Lampung Islamic Education. Jurnal Kesehatan, 133-140, ISSN 2337-3776.

Arikunto, S. 2010. Prosedur penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Cahyawati, S. Rizal M. Rompas dan Wulan P. J. Kaunang. 2017. Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Skabies Pada Taruna Dan Taruni Di Politeknik Kelautan Dan Perikanan Bitung.Jurnal Kesehatan, 2(3), 54-70.

Centers for Disease and Prevention (CDC). 2008. Parasit Tungau Sarcoptes scabiei. Atlanta: Centers for Disease and Prevention.

Dahlan, S. 2010. Langkah-langkah Membuat Proposal Penelitian Bidang Kedokteran dan Kesehatan, Seri 3 Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.

Depkes. 2012. Profil Kesehatan Indonesia tahun 2012. Jakarta: Kemenkes RI.

Dinkes Kota Banjar. 2017. 10 Besar Penyakit Tahun 2017. Banjar.

Djuanda, A. 2008. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Farihah, U. dan R. Azizah. 2016. Faktor Sanitasi Lingkungan yang Berhubungan dengan Skabies di Pondok Pesantren Qomarrudin Kabupaten Gresik. Jurnal Kesehatan, 6(1), 31-38 ISSN 2252-3847.

Fitriawati. 2014. Hubungan Faktor Personal Hygiene, Sanitasi Lingkungan dan Status Nutrisi dengan Kejadian Skabies pada Santriwati di Pondok Pesantren Nurul Ummah Kota Gede Yogyakarta 2014. Skripsi. Yogyakarta. PSIK STIKes Aisyah Yogyakarta.

Fitriyani, N. 2017. Efektivitas Pendidikan Kesehatan tentang Skabies terhadap Tingkat Pengetahuan Santri Pesantren Ashiddiqiyah Jakarta. Skripsi, Jakarta. FK UIN Syarif Hidayatullah.

Frenki. 2011. Hubungan Personal Hygiene Santri dengan Kejadian Penyakit Kulit Infeksi Skabies dan Tinjauan Sanitasi Lingkungan Pesantren Darel Hikmah Kota Pekanbaru Tahun 2011. Skripsi. Medan: FKM USU.

Hannan, M. dan Syaifurrahman Hidayat. 2014. Pengaruh Kebiasaan Personal Hygiene terhadap Kejadian Skabies.Jurnal Kesehatan, 5(1), 68-73.

Hapsari, N.I.W. 2014. Hubungan Karakteristik, Faktor Lingkungan dan Perilaku dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Darul Amanah Desa Kabunan Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal. Jurnal Ilmu Kesehatan, 14(1), 1-13.

Ibadurrahmi, H. Silvia Veronica dan Nunuk Nugrohowati. 2016. Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Kejadian Penyakit Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Qotrun Nada Cipayung Depok Februari Tahun 2016. Jurnal Profesi Medika, 10(1), 33-45 ISSN 0216-3438.

Ikhtiar, M. 2017. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Makassar: CV. Social Politic.

Isro’in dan Andarmoyo. 2012. Personal hygiene (konsep, proses, dan aplikasi dalam praktik keperawatan). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Kasrin, R. Rahmi Kurnia Gustin dan Ira Syafitri. 2015. Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Personal Hygiene dengan kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren Darul Ulum Piq Kecamatan Duo Koto Kabupaten Pasaman Tahun 2015. Jurnal Kesehatan, 7(2), 51-57.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 829/MENKES/SK/VIII/1999 tentang Persyaratan Kesehatan Perumahan. 1999.

Kuspriyanto. 2013. Pengaruh Sanitasi Lingkungan Dan Perilaku Sehat Santri Terhadap Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren Kabupaten Pasuruan Jawa Timur.Jurnal Geografi, 11(21), 64-73.

Kusumaningtyas, R. 2015. Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Skabies pada Anak di Wilayah Puskesmas Banjarnegara II. Skripsi. Purwokerto: FIK UMP.

Lathifa, M. 2014. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Suspect Skabies pada Santriwati Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam Sumatera Barat Tahun 2016. Skripsi. Jakarta: FKIK UIN Syarif Hidayatullah.

Mariana, E. 2010. Hubungan Perilaku Personal Hygiene dengan Kejadian Skabies pada Santri Aliyah Pondok Pesantren Albadriyah Sundak Desa Rararang Kecamatan Terara Lombok Timur Nusa Tenggara Barat 2010. Skripsi. Yogyakarta: FIK STIKes Aisyiyah.

Muzakir. 2008. Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Skabies pada Pesantren di Kabupaten Aceh Besar. Tesis. Medan: FKM USU.

Ngadiman, N.T. dan Neneng Sunengsih. 2015. Statistik Non Parametrik. Bandung: FMIPA UNPAD.

Noor, N.N. 2008. Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan. Jakarta : PT. Mutiara Sumber Widya.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

. 2011. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta.

. 2014. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Novyana, R.M. 2017. Hubungan Infestasi Skabies dengan Kualitas Tidur pada Anak di Panti Asuhan Kemiling Bandar Lampung. Skripsi. Bandar Lampung: FK UL.

Nursalam. 2009. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan : Pedoman Skipsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1077/MENKES/PER/V/2011 tentang Pedoman Penyehatan Udara Dalam Ruang Rumah. 2011.

Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo. 2017. Profil Pondok Pesantren Tahun 2017. Banjar.

Prabowo, M. 2017. Hubungan Kebersihan Diri Dan Pengetahuan Dengan Kejadian Penyakit Skabies Di Salah Satu Panti Asuhan Di Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Skripsi. Bandar Lampung. FK UL.

Puskesmas Langensari 1. 2017. Profil Puskesmas Tahun 2016 dan 2017. Banjar.

Rahman, R.T.A. 2015. Analisis Statistik Penelitian Kesehatan. Bogor: IN MEDIA.

Ratnasari, A.F. dan Saleha Sungkar. 2014. Prevalensi Skabies dan Faktor-faktor yang Berhubungan di Pesantren X, Jakarta Timur. Jurnal Kesehatan., 2(1), 7-12.

Ratri, C.P. dan Indriati Paskarini. 2014. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Scabies Pada Nelayan Di Desa Weru Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.Jurnal Keselamatan, Kesehatan dan Lingkungan Kerja, 1(1) 132-143.

Rohmawati, R.N. 2010. Hubungan antara Faktor Pengetahuan dan Perilaku dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta. Skripsi. Surakarta: FIK UMS.

Santjaka, A. 2011. Statistik untuk Penelitian Kesehatan, Cetakan Pertama. Yogyakarta: Nuha Medika.

Sarudji, D. 2010. Kesehatan Lingkungan. Bandung: Karya Putra Darwati.

Setyaningrum, Y.I. 2013. Skabies Penyakit Kulit Yang Terabaikan: Prevalensi, Tantangan Dan Pendidikan Sebagai Solusi Pencegahan. Jurnal Kesehatan, 8(077).

Siregar, K.R. 2012. Pengaruh Sanitasi Lingkungan dan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Penyakit Skabies Pada Warga Binaan Pemasyarakatan Yang Berobat Ke Klinik Di Rumah Tahanan Negara Klas I Medan. Tesis. Medan: FKM USU.

Soemirat, J. 2009. Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA, CV.

. 2015. Statistik untuk Penelitian. Bandung: ALFABETA, CV.

Sumantri, A. 2015. Kesehatan Lingkungan (Edisi Ketiga). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Susanto, R.C. dan GA Made Ari M. 2013. Penyakit Kulit dan Kelamin, Cetakan Pertama. Yogyakarta: Nuha Medika.

Yunita, M.S, Rina Gustia dan Eliza Anas. 2015. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Skabies di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Tahun 2015. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(1) 51-58.

Downloads

Published

2020-10-13

How to Cite

Rosmala , F. ., & Siti Fatimah, A. . (2020). HUBUNGAN ANTARA FAKTOR PERILAKU PERSONAL HYGIENE DAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN SKABIES PADA SANTRI PUTERI DI PONDOK PESANTREN MIFTAHUL HUDA AL-AZHAR CITANGKOLO KOTA BANJAR. Jurnal Kesehatan Mandiri Aktif, 2(2), 91-102. Retrieved from https://jurnal.stikesbp.ac.id/index.php/jkma/article/view/79